Jumat, 17 Februari 2017

Manajemen Proyek Perangkat Lunak

Dalam segi bahasa, Manajemen Proyek Perangkat Lunak atau yang dapat disingkat MPPL dibagi menjadi tiga sub bagian yaitu manajemen, proyek dan perangkat lunak. Berikut adalah penjelasan pengertian dari masing-masing sub bagian.

Manejemen menurut KBBI berarti penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. Proyek memiliki pengertian sebagai rencana pekerjaan dengan jangka waktu tertentu yang memiliki tujuan. Sedangkan perangkat lunak adalah program yang berupa sekumpulan instruksi untuk mengatur perangkat keras dan dapat mempermuda perkejaan manusia. Perangkat lunak juga dapat berarti data yang diformat, dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca, dan ditulis oleh komputer.

Dari pengertian masing-masing sub bagian, dapat disimpulkan bahwa MPPL berarti suatu kegiatan mengelola penggunaan sumber daya secara efektif sehingga bisa mencapai tujuan dalam jangka waktu tertentu dalam pengembangan atau pembuatan perangkat lunak. MPPL juga bisa diartikan sebagai aktifitas perancangan dan pengontrolan membuat prangkat lunak dalam jangka waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan. Adapun tahapan pada MPPL biasanya adalah Planning, Organizing, Acting, Controlling dan Monitoring.

Dengan adanya MPPL,
stakeholders atau pihak-pihak yang terlibat dalam proyek dapat mengetahui cara mengelola proyek, menjalankan proyek dengan lancar, efektif dan efisien sehingga mendapatkan keuntungan yang biasanya berupa uang. MPPL ini mengatur empat hal penting yaitu personel, produk, proses dan proyek.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dalam suatu proyek pasti ada pihak-pihak yang terkait. Pihak-pihak yang dapat disebut stakeholders itu antara lain sebagai berikut,
  • Klien biasanya merupakan personel yang memiliki proyek itu.
  • Project manager dapat juga diartikan sebagai pemimpin proyek sehingga project manager ini bertanggung jawab atas jalannya proyek.
  • Programmer/engineer merupakan personel yang menuliskan instruksi atau yang menuangkan keinginan klien ke dalam code.
  • Desainer adalah personel yang memvisualisasikan kebutuhan klien atau pengguna ke dalam bentuk arsitektur perangkat lunak.
  • End user adalah pengguna akhir dari perangkat lunak atau operator
  • Analyst bertugas untuk menganalisis kebutuhan klien. Dalam beberapa kasus, analyst digabung dengan desainer.
  • Investor/sponsor merupakan pihak yang menyediakan dana. Personel yang menjadi investor ini bisa berupa bank atau perusahaan itu sendiri.

 Jika dibagi ke dalam beberapa kategori, stakeholders ini dibagi menjadi lima kategori.
  • Manajer senior berperan sebagai yang membuat kebijakan, keputusan dan strategi dalam proyek.
  • Manajer proyek berperan sebagai orang yang bertanggung jawab dalam mengurus sebuah proyek dan mampu memilih praktisi sesuai dengan posisi.
  • Praktisi berperan sebagai yang mengerjakan perangkat lunak.
  • Klien berperan sebagai pemberi kerja dan menentukan kebutuhan perangkat lunak.
  • Pengguna perangkat lunak adalah personel yang menggunakan perangkat lunak yang telah dibangun.
Contoh dari proyek perangkat lunak adalah sistem informasi untuk Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cililin yang berupa website. Website tersebut memberikan informasi mengenai MAN Cililin seperti visi misi, alamat lengkap, kegiatan yang diadakan. Selain itu, website ini juga menjadi sarana untuk guru memberikan pelajaran, tugas maupun informasi nilai, menjadi sarana untuk siswa berkreasi (blogging), menjadi wadah elemen sekolah untuk berdiskusi dalam suatu forum secara online. Kepala sekolah pun mampu menampung aspirasi serta melihat perkembangan sekolah yang dipimpinnya.

End user dari perangkat lunak ini adalah
  • Siswa
  • Guru
  • Dosen
Adapun rincian biaya dari proyek ini adalah sebagai berikut,


Berikut adalah interface yang diinginkan oleh pengaju proyek



Referensi:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar